Kamis, 19 Mei 2011

Tentang Hujan......

Proses Terjadinya Hujan



Dua per tiga dari bumi kita ini mengandung air dan sisanya adalah daratan. Air itu tersimpan dalam banyak wadah seperti samudra, lautan, sungai, danau, sumur, sampai ke bak mandi,,,hehehe...tubuh kita juga mengandung banyak air lho,,,sekitar 80% tubuh kita terdiri dari cairan.

Lalu bagaimana proses terjadinya hujan....????

Air yang ada di berbagai wadah tersebut (termasuk yang di bak mandi juga ga ya...???) akan mengalami penguapan atau evaporasi dengan bantuan matahari. Termasuk juga air yang ada di daun tumbuhan maupun yang ada di permukaan tanah. Proses penguapan air dari tumbuh-tumbuhan itu dinamakan transpirasi.  Kemudian uap-uap air itu akan mengalami kondensasi atau pemadatan yang akhirnya menjadi awan. Awan-awan itu akan bergerak ke tempat yang berbeda dengan bantuan hembusan angin baik secara vertikal maupun horizontal. Gerakan vertikal angin menyebabkan awan bergumpal. Gerakan angin tersebut menyebabkan gumpalan awan semakin membesar dan saling bertindih. Akhirnya gumpalan awan berhasil mencapai atmosfir yang bersuhu lebih dingin. Disinilah butiran-butiran air dan es mulai terbentuk. Lama kelamaan angin tidak dapat lagi menopang beratnya awan dan akhirnya awan yang sudah berisi air ini mengalami presipitasi atau proses jatuhnya hujan air, hujan es, dan sebagainya ke bumi.

Allah telah menjelaskan mengenai hujan ini dalam Al-Quran.

"Dialah Allah yang telah mengirimkan angin, lalu angin itu menggerakan awan dan Allah membentangkannya di langit menurut yang dikehendaki-Nya, dan menjadikannya bergumpal-gumpal; lalu kamu lihat air hujan keluar dari celah-celahnya; maka, apabila hujan itu turun mengenai hamba-hamba-Nya yang dikehendaki-Nya, tiba-tiba mereka menjadi gembira."
(Q.S Ar Rum (30) : 48)

"Tidakkah kamu melihat bahwa Allah mengarak awan, kemudian mengumpulkan antara(bagian-bagian)nya, kemudian menjadikannya bersusun-susun, maka kelihatanlah olehmu hujan keluar dari celah-celahnya dan Allah (juga) menurunkan (butiran-butiran) es dari langit, (yaitu) dari (gumpalan-gumpalan awan seperti) gunung-gunung, maka ditimpakan-Nya (butiran-butiran) es itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan dipalingkan-Nya dari siapa yang dikehendaki-Nya. Kilauan kilat awan itu hampir-hampir menghilangkan penglihatan."
(Q.S. An Nur (24) : 43)

Subhanallah memang benar ya kalo Al Quran itu sumber ilmu pengetahuan kita, hmm...oleh karena itu kita harus lebih rajin lagi mengkaji Al Quran, biar tambah pinter  :)

Filosofi Hujan Menurut Saya,,,,,,,,



Akhir-akhir ini setiap siang menjelang sore di wilayah Bogor selalu turun hujan dan iseng saya memperhatikan hujan yang jatuh itu. Hujan yang jatuh dari tempat yang tinggi (langit) ke tempat rendah (bumi) pun pada saat menyentuh bumi dia akan memantul lagi walaupun tidak setinggi dari tempat hujan jatuh, tapi setidaknya hujan berusaha untuk memantul kembali ke atas, walaupun sudah ketentuannya hujan turun dari langit ke bumi. Ketentuan yang sangat indah,,,hujan turun untuk membasahi bumi, memberikan rezeki untuk manusia dan makhluk hidup lain di bumi.

Jika kita perhatikan, walaupun hujan tidak langsung kembali ke langit melainkan hujan turun ke bumi lalu mengalir ke sungai, sesampainya di sungai pun air (hujan) tidak dengan mudahnya mengalir tapi harus menghadapi rintangan seperti harus menabrak batu atau batang pohon yang tumbang atau yang lainnya, mungkin air (hujan) pun akan menghadapi persimpangan dan harus memilih kemana dia akan mengalir, lalu sampailah pada suatu waktu air (hujan) itu di laut. Setelah sampai di laut maka akan terjadi penguapan dengan di bantu matahari dan di bawa angin ke tempat yang tinggi.

Saya sangat tidak suka dengan perkataan orang yang ketika di tanya tentang suatu tujuan dalam hidup, dia akan berkata...jalani aja kaya air mengalir di sungai....hmm,,,air yang mengalir di sungai pun tidak selalu berjalan dengan mulus dan air pun mempunyai suatu tujuan yaitu laut.

Hujan bisa mengajarkan kita bahwa hidup itu ada siklusnya, kadang di atas dan kadang di bawah. Tetapi jika kita tidak mudah menyerah dan mau berusaha maka kita kan kembali ke tempat yang kita inginkan.






























 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar